Kabar Irwan ( Slawi )
Ruas Jalan Raya Kemantran–Balamoa yang selama ini dikenal sebagai jalur padat dan rawan kerusakan, kini tampil dengan wajah baru setelah rampung diperbaiki melalui program preservasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Mengusung semangat “Jalur Alternatif Halus, Mudik pun Mulus”, perbaikan ini menjadi angin segar bagi para pengguna jalan.
Sebelumnya, kondisi jalan dipenuhi lubang besar dan permukaan bergelombang yang kerap membahayakan pengendara, terutama saat arus kendaraan meningkat. Kini, setelah dilakukan pengaspalan hotmix menyeluruh dan pelebaran di sisi timur, jalur tersebut berubah total menjadi lebih lebar, rata, dan nyaman dilintasi.
Proyek yang dibiayai melalui APBN ini tak hanya memperbaiki struktur jalan, tetapi juga meningkatkan kapasitas jalur untuk mengurai potensi kemacetan.
Kehadiran jalur alternatif yang halus ini diharapkan mampu mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, terutama menjelang arus mudik Lebaran.
Narto salah satu pengendara motor yang rutin melintasi jalur tersebut, mengaku merasakan perbedaan signifikan.
“Sebelumnya harus ekstra hati-hati karena banyak lubang. Sekarang jalannya sudah mulus, berkendara terasa aman dan nyaman. Kalau mudik lewat sini pasti lebih lancar,” ujarnya.
Dari pantauan dilapangan menunjukkan arus lalu lintas Kemantran–Balamoa kini lebih tertib dan lancar. Kendaraan dapat melaju dengan kecepatan normal tanpa hambatan berarti.
Dengan kondisi jalan yang semakin prima, masyarakat pun bisa menyambut Ramadhan dan musim mudik dengan rasa tenang—karena jalur alternatif sudah halus, perjalanan pun semakin mulus.( *** )

Posting Komentar
0Komentar