Komitmen tanpa henti dalam membangun budaya baca dan menulis akhirnya berbuah penghargaan. Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kabupaten Brebes, Muslikhin, S.Pd., M.Pd., menerima Piagam Penghargaan dari Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) atas dedikasinya menggerakkan literasi di tengah masyarakat.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gol A Gong, Duta Baca Indonesia periode 2021–2026, dalam rangkaian Safari Literasi Jawa 2026. Kabupaten Brebes menjadi daerah pertama yang disinggahi dalam agenda literasi nasional tersebut.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas konsistensi Forum TBM Kabupaten Brebes dalam memperluas akses bacaan, mendorong lahirnya komunitas literasi, serta menumbuhkan semangat membaca dan menulis di berbagai kalangan.
Momentum Safari Literasi Jawa juga dimanfaatkan Muslikhin untuk membangun kolaborasi dengan Forum Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Ketanggungan. Bersama Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Cerdas, Wignyo Adi Wibowo, M.Pd., serta dukungan Sri Puji Rahayu, S.Pd. dari Korwilcam Satpendik Kecamatan Ketanggungan, digelar pelatihan menulis bagi para guru sebagai upaya meningkatkan kompetensi literasi.
Langkah tersebut dinilai sejalan dengan semangat "Gerakan Literasi, Bergerak untuk Negeri", tema yang diusung dalam Safari Literasi Jawa 2026.
Sejak 2019, Muslikhin dikenal aktif menginisiasi berbagai kegiatan literasi di Brebes. Salah satu program yang mendapat perhatian adalah pendampingan guru untuk menulis hingga berhasil menerbitkan buku. Puluhan guru telah merasakan manfaat dari program tersebut sebagai bagian dari penguatan budaya literasi di lingkungan pendidikan.
Muslikhin menerima Piagam Penghargaan Nomor 02A/Piagam/DBI-PerpusnasRI/VII/2026. Selain dirinya, penghargaan juga diberikan kepada Kustoro Wihanjayanto, S.IP. sebagai pegiat literasi, serta kepada Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) atas dukungannya terhadap pengembangan gerakan literasi di Kabupaten Brebes.
"Saya merasa terharu dan bersyukur atas penghargaan ini. Ini menjadi motivasi sekaligus penyemangat bagi saya untuk terus menggerakkan literasi dan mengajak masyarakat semakin mencintai budaya membaca serta menulis," ujar Muslikhin.
Dalam kesempatan yang sama, Gol A Gong menegaskan bahwa penghargaan bukan sekadar simbol, melainkan bentuk dukungan moral bagi para pegiat literasi.
«"Selembar kertas ini mungkin tidak memiliki nilai materi yang besar. Namun secara moral, piagam ini menjadi penyemangat agar para pegiat literasi terus menjadi obor yang menerangi masyarakat melalui budaya membaca dan menulis," kata Gol A Gong.»
Melalui penghargaan tersebut, Perpusnas RI berharap kolaborasi antara pemerintah, komunitas literasi, dunia pendidikan, dan masyarakat terus diperkuat sehingga gerakan literasi dapat berkembang secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak daerah di Indonesia. (***)
Penulis: Bidang Informasi, Komunikasi, Penelitian, dan Pengembangan Forum TBM Kabupaten Brebes (M. Munawir Lasiyono).

Posting Komentar
0Komentar