Kabar Irwan ( Slawi )
Bertempat di Lapangan Pemda Kabupaten Tegal, peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum bagi Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman untuk menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ekosistem pendidikan. Upacara yang digelar pada Sabtu (02/05/2026) itu diikuti oleh jajaran Forkopimda, aparatur sipil negara, tenaga pendidik, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ischak membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang menekankan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, tangguh, dan berkarakter. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak bisa berdiri sendiri, melainkan membutuhkan peran aktif berbagai pihak.
Baca juga : https://kabarirwan.blogspot.com/2026/04/hari-keterbukaan-informasi-2026-antara.html
“Pendidikan tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada kolaborasi antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa arah pembangunan pendidikan nasional saat ini berfokus pada pemerataan layanan pendidikan bermutu bagi seluruh lapisan masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui sejumlah kebijakan strategis, seperti revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan pendidikan karakter, serta perluasan akses pendidikan yang inklusif.
Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran, pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) turut didorong agar proses belajar menjadi lebih bermakna, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik.
“Pendidikan adalah proses memanusiakan manusia, menumbuhkan potensi, dan membangun karakter. Karena itu, kualitas pembelajaran harus terus ditingkatkan agar relevan dengan tantangan zaman,” tegasnya.
Selain itu, perhatian terhadap pemerataan akses pendidikan juga terus diperkuat melalui pengembangan pembelajaran jarak jauh, sekolah terbuka, serta pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.
“Semua anak berhak memperoleh pendidikan yang layak. Tugas kita bersama memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan kesempatan belajar,” imbuhnya.
Ischak juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan nyaman sebagai rumah kedua bagi peserta didik. Lingkungan yang bebas dari perundungan, kekerasan, dan diskriminasi dinilai menjadi kunci terciptanya proses pembelajaran yang efektif.
Upaya peningkatan kualitas pendidikan tersebut diperkuat melalui pengembangan kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi, serta penguatan bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Selain itu, pengembangan bakat dan minat siswa juga didorong melalui kegiatan seni dan olahraga.
Menutup amanatnya, ia mengajak seluruh insan pendidikan untuk memperkuat tiga hal utama dalam transformasi pendidikan, yakni pola pikir yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus.
Baca Juga : https://kabarirwan.blogspot.com/2026/04/sekali-coba-langsung-ketagihan-rahasia.html
“Dengan pola pikir yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus, saya yakin kita dapat mewujudkan pendidikan yang lebih baik bagi masa depan Kabupaten Tegal,” pungkasnya.
Peringatan Hardiknas ini menjadi pengingat bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat menentukan kemajuan daerah dan bangsa. ( *** )


Posting Komentar
0Komentar