Beredarnya pesan pemberitahuan kepulangan siswa lebih awal pada pukul 08.00 WIB diduga berasal dari oknum guru di salah satu Sekolah Dasar (SD) Negeri di Desa Trayeman, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal.
Dalam pesan yang beredar, disebutkan bahwa kepulangan dini dilakukan karena para guru mengikuti kegiatan halal bihalal di tingkat kecamatan. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar pada hari tersebut berlangsung lebih singkat dari biasanya.
Baca juga : https://kabarirwan.blogspot.com/2026/03/diguyur-hujan-semalaman-jalur-wisata.html
Kebijakan tersebut menuai keluhan dari sejumlah orang tua/wali murid. Mereka menilai pemberitahuan yang mendadak cukup menyulitkan, terutama bagi orang tua yang memiliki aktivitas kerja dan tidak dapat menjemput anak tepat waktu.
Salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan keberatannya. Ia menilai kepulangan dini siswa berdampak pada berkurangnya waktu belajar anak.
“Anak pulang terlalu pagi, padahal masih jam sekolah. Kegiatan belajar jadi tidak maksimal,” ujarnya.
Dalam pernyataannya, orang tua/wali murid juga mempertanyakan kebijakan tersebut. “Kenapa tidak diliburkan saja,” ungkapnya.
Baca Juga : https://kabarirwan.blogspot.com/2026/03/halal-bihalal-bani-sarni-merajut.html
Sejumlah wali murid lainnya menyampaikan hal serupa. Mereka menilai kegiatan rutin seperti halal bihalal seharusnya tidak mengorbankan jam belajar siswa, atau setidaknya disampaikan jauh hari sebelumnya agar orang tua dapat menyesuaikan jadwal.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun instansi terkait mengenai kebijakan tersebut. ( *** )

Posting Komentar
0Komentar